Aksi Perampok Siang Bolong, 6 Orang Disandera!

Pelaku aksi perampokan di Kantor Bank Jateng kompleks perkantoran Tarubudaya, Kabupaten Semarang, Kamis (18/5) kemarin, tergolong profesional. Pelaku yang diduga berjumlah empat orang berhasil melumpuhkan enam orang yang ada di dalam kantor tersebut.
Hanya dalam waktu 5 menit, mereka berhasil menggasak uang kas Bank Jateng senilai Rp 150 juta. Aksi perampokan sendiri diperkirakan terjadi pada pukul 13.20 WIB. Dari keterangan sejumlah saksi mata di lokasi kejadian, aksi perampokan diketahui setelah beberapa pegawai Bank Jateng yang disekap menggedor-gedor sekat pembatas ruangan.
Kebetulan kantor Bank Jateng Cabang Tarubudaya tersebut bersebelahan dengan kantor Dinas Pertanian dan Perkebunan Jateng. Sekat antarkantor yang hanya berupa kalsiboard membuat suara gedor-gedor tersebut terdengar PNS yang berada di dinas tersebut.
”Saat itu saya kebetulan mendengar langsung saat ada orang gedor-gedor dari ruang sebelah (kantor Bank Jateng). Lalu banyak orang berlarian keluar mencari sumber suara ternyata dari dalam kantor Bank Jateng,” kata Eko Susilo, 41, salah satu saksi mata.
Saat hendak dibuka, terlihat pintu kantor Bank Jateng terkunci dari luar. ”Setelah kita buka ternyata usai dirampok,” katanya.
Saksi melihat ada enam orang tersekap di dalam ruang tersebut. Mereka adalah seorang satpam Bank Jateng, tiga PNS (nasabah), dan dua pegawai bank. ”Tangan mereka diikat dan mulut ditutup menggunakan lakban. Mereka terlihat shock,” ujarnya.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Tak lama berselang, petugas Polres Semarang datang dan melakukan olah TKP lebih dari dua jam.
Olah TKP dilakukan secara tertutup. Tak satu orang pun diperbolehkan masuk kecuali dari pihak Bank Jateng dan kepolisian. Beberapa awak media hanya bisa menunggu di depan pintu Kantor Bank Jateng.
Enam korban penyanderaan langsung dievakuasi oleh pihak kepolisian menggunakan mobil Avanza hitam. Dari hasil olah TKP juga ditemukan sebuah airsoft gun laras pendek yang diduga milik pelaku tertinggal di lokasi kejadian.
Saat ditemui usai olah TKP, Kapolres Semarang, AKBP V Thirdy Hadmiarso menjelaskan, pihaknya menerima laporan dari pihak Bank Jateng bahwa telah terjadi perampokan pada pukul 13.55.
Kapolres juga membenarkan jika enam orang disandera saat perampokan berlangsung. ”Dalam hal ini kita masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku yang diduga berjumlah 4 orang dengan menggunakan sepeda motor Suzuki Satria FU dan satu sepeda motor lagi yang belum kita ketahui mereknya,” kata Kapolres.
Selain berhasil menggasak uang sebesar Rp 150 juta, pelaku juga melucuti beberapa perhiasan dan jam tangan milik para sandera. ”Korban posisinya diikat oleh pelaku dengan kabel dan lakban. Tidak ada yang dilukai,” katanya.
Selain itu, pelaku juga mengambil DVR CCTV kantor Bank Jateng tersebut. Untuk melakukan penyelidikan, pihaknya akan menggunakan rekaman CCTV lain yaitu CCTV induk yang ada di depan kantor Tarubudaya.
- Baru Bekerja Sepekan, Sopir Ini Sukses “Panen” harta majikannya
- Brankas BRI Indramayu Dirampok, 1.1 Milyar Rupiah
- Perampokan Brankas 2 Perusahaan, 3.4 Milyar
- naas pembobolan brankas di minimarket kembangan
- ATM BRI lagi-lagi dibobol ratusan juta
- Apa yang KPK temukan di dalam Brankas Penyuap Patrialis
Brankas anda tidak ingin mudah dibobol? tidak ingin mengalami kejadian yang sama menaaskan ini? Solusi brankas kualitas terbaik milik SOLINGEN INTERNASIONAL.
Anda dapat melihat-lihat beberapa Tipe Brankas Tahan Api produksi Solingen International DISINI dan untuk Konsultasi GRATIS mengenai Brankas Anda, silahkan hubungi :
NATHAN
0811-611-7876 (SMS/CALL/WA)
Sumber berita: http://radarsemarang.jawapos.com/read/2017/05/19/4057/6-orang-disandera-gasak-rp-150-juta

